Kamis, 07 Agustus 2014

Ikhlas, Bersyukur, Bersabar dan Berusaha

Sejenak Kita Menikmati Pantai dan Menikmati Kehidupan Kita
Hingga bulan Agustus 2014, penulis memasuki pengalaman di mana penulis harus lebih banyak belajar mengenai Ikhlas, Bersyukur, Bersabar dan Berusaha. Penulis meyakini tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini, apa yang telah kita lakukan dan kerjakan akan selalu membawa banyak manfaat dan pelajaran untuk kita.

Tetap kuatkan iman dan yakin Allah tidak akan memberikan cobaan yang tidak mampu dilewati oleh hamba-Nya seperti yang tercantum dalam Q.S Al Baqarah 286. 

Allah selalu menyayangi kita semua dan selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Jangan pernah menyalahkan atau merasa sia-sia dengan apa yang telah kita lakukan/dapatkan, namun belajar dari pengalaman dan tetap berusaha melakukan yang terbaik.

Jumat, 10 Mei 2013

JENUH!!!!

Pernah ngga sih kita bener-bener ngerasain bosen dan jenuh dengan rutinitas dan aktivitas kita sehari-hari? Seakan kita ngelakuin hal yang sama tiap harinya dan selalu nemuin sebuah masalah yang kadang bikin kita dan orang sekitar kita kecewa.

Mungkin ini bagian daripada hidup ya, selalu ada cerita menarik yang harus kita nantikan. Entah itu ngebosenin atau ngga, toh tetep kudu kita lewatin. Sempet nih kepikiran, kayaknya semua orang bakal ngelewatin fase ini. Fase di mana kita uda mulai bosen dan jenuh dengan rutinitas kita.

Masalahnya, kedepannya kita kudu ngapain biar ngga terus-terusan dalam kondisi kayak gini? Ngga enak banget sih rasanya. Semangat aja ngga cukup buat ngarungin luasnya samudera kehidupan ini :)) (Hahaha mulai rada lebay nih)

Hidup itu emang ngga cuma dipikirin, tapi juga dijalanin. Sejauh mana kita berjalan dalam kehidupan ini, sejauh itu pula kita bisa mengerti apa yang kita raih. Hidup itu emang ngga mudah mas/mbak pembaca setia blog ini (emang ada yang baca? rada narsis dikit gapapa lah. hihihi)

Emang yang bener itu hidup adalah progres dan kesabaran. Ke depan kita harus bisa menjadi lebih baik dari sekarang, dan untuk meraih itu semua kita juga butuh kesabaran. Tidak ada sesuatu yang instan dalam hidup ini yang bisa bikin kita jadi lebih baik. Semua itu ada prosesnya, tahap demi tahap. Kenapa harus ada proses? Proses itulah yang bisa bikin kita jadi lebih baik, namun terkadang manusia ngga mau proses dan pengennya yang instant mulu. 

Minggu, 31 Maret 2013

Bersyukur dan Ikhlas

Gini nih bentuk emote orang yang suka bersyukur dan ikhlas
Banyak orang di hidup ini, termasuk kita yang mungkin masih merasa kurang dan tidak pernah bisa menerima dengan apa yang kita dapat/miliki. Kita selalu ingin lebih dan lebih, entah itu dalam urusan punya barang, uang ataupun pasangan :))) (kalo ini bisa gawat)
Kita selalu mengeluh seakan kita tidak pernah bersyukur, dan ketika berbagi masih ada aja hitung-hitungan takutnya pas berbagi eh malah kita ga kebagian (hahaha pengalaman pribadi ya?)
Sifat dasar manusia emang seperti itu, selalu merasa kurang dan tidak pernah merasa puas. Padahal menurut hemat penulis, salah satu kunci hidup bahagia itu adalah selalu bersyukur dan ikhlas dalam menjalani hidup ini. Penulis memang bukan motivator kayak mario teguh atau motivator muda lainnya yang banyak bermunculan di tipi. Penulis cuma orang biasa yang juga pengen jalanin hidup ini penuh kebahagiaan dan perjuangan (rada lebay tapi boleh juga nih kata-katanya) hahaha
Kenapa kita harus bersyukur? Ini semua orang mungkin juga uda tau jawabannya. Semakin sering bersyukur berarti kita sudah merasa berkecukupan dan tidak kekurangan. Selain itu, Insya Allah orang yang pandai bersyukur, nikmat kita dalam kehidupan ini akan terus bertambah dan berkualitas.
Kenapa kita harus ikhlas? Ikhlas itu juga bikin kita sadar, apa aja yang kita miliki sekarang ini semuanya cuma titipan dari Allah. Mulai harta sampai keluarga, semuanya cuma titipan, ga dibawa mati dan pastinya kita bakal kehilangan itu semua :). Yang dibawa mati cuma ibadah, amalan dan ilmu yang bermanfaat selama kita hidup di dunia fana ini (kalo ada yang kurang tepat, maapin penulis ya). Ikhlas itu ya kita melakukan segala sesuatunya karena Ibadah dan hanya mengharapkan ridho-Nya, bukannya kita pengen dicap orang baik dan ringan tangan kayak politikus yang selalu baik menjelang pemilu :))
Jadilah orang yang pandai dalam bersyukur dan selalu ikhlas dalam menjalani kehidupan ini, tapi tetap jangan lupakan usaha dan berdo'a apalagi mohon do'a orang tua :)
Bersyukur itu bikin kita tidak pernah merasa kurang, ikhlas itu bikin kita makin kuat dalam jalanin hidup ini. Meski ga mudah, moga kita termasuk orang yang pandai dalam bersyukur dan ikhlas dalam kehidupan yang makin ngawur ini. hahahaha

Jumat, 29 Maret 2013

Bukan Besar atau Kecil

Inilah masa keci penulis yang penuh tawa dan masalah
Sewaktu kecil, penulis merupakan anak yang super bandel. Meski banyak bikin orang sebel dan menganggap penulis sebagai biang masalah namun masih ada beberapa sodara (yang terkenal jahat/judes) yang masih sangat baik dengan penulis. Mungkin karena mereka melihat kedua orang tua penulis dan bisa juga karena mereka memahami penulis yang masih anak-anak serta masih mempunyai batas kenakalan yang wajar. 
Sekarang penulis juga uda bukan anak kecil yang dulu bandel banget, dan penulis masih inget jasa dan baiknya sodara-sodara penulis itu. Bukannya pamrih atau apalah, penulis cuma ingin "balas budi" aja dengan mereka yang pernah ada di masa kecil penulis yang penuh canda dan masalah (hahaha). 
Tentu ada hal lain yang bikin penulis mengingat kebaikan mereka, yang perlu diingat adalah sodara-sodara penulis yang baik dengan penulis itu bukan sodara dari kalangan orang yang secara ekonomi mapan atau berlebih dan ada juga yang sudah 'berumur' penjual nasi kuning bahkan dia hanya seorang janda yang  dikaruniai satu orang anak.
Mereka memang tidak pernah memberikan penulis sesuatu yang mewah atau uang dalam jumlah yang banyak. Mereka hanya memberikan penulis makan dan sikap yang 'berbeda' dikala banyak sodara yang sangat jengkel dengan perilaku penulis ketika masih kecil yang emang bandel banget. Itulah yang selalu penulis ingat hingga kini, dan penulis juga menyadari ternyata mereka memang ikhlas bersikap seperti itu ke penulis.
Allah telah ngasih pelajaran baru ke penulis, bukan pertolongan/kebaikan yang kecil/besar melainkan lakukanlah sesuatu itu yang ikhlas dan penuh kasih sayang yang pastinya semua itu karena Allah. Ikhlas itu ya memang kita pengen berbuat baik, bukan tanpa embel-embel apapun. Bukan karena ga enak sama si ini sama si itu, tapi emang kita pengen aja berbuat baik. Insya Allah orang yang merasakan kebaikan kita akan selalu mengingatnya. Setidaknya itulah yang penulis alami saat ini, semoga kita semua selalu mengingat kebaikan seseorang dan bisa berbuat seperti itu ke siapapun. 

Rabu, 20 Februari 2013

Kevin Si Dua!!!

Tapin in action

Baru-baru ini ponakan penulis yang ketiga bernama Kevin alias Tapin alias Tapinudin yang berusia kurang lebih 3 tahun, lagi rajin belajar berhitung mulai 1-10. Tapi entah mengapa dia tertarik dengan angka 2 (Dua), dia sangat fasih melafalkan angka ini.

Saking fasihnya, ketika penulis memberikan pertanyaan berhitung meski sulit ternyata Kevin bisa menjawab dengan lantang dan benar (hahahaha). Misal nih, penulis sempet tanya, 1+1, 2-1, 2x1, 10:5, 100-98 bahkan ampe 1000:500 bisa dijawab oleh Kevin dengan sempurna yakni "2" (dua). hahahaha

Bener-bener lucu dan polos anak-anak balita jaman sekarang, kalo jawab suka semaunya sendiri (ga jauh beda ama penulis yang suka nulis semaunya sendiri).

Terkadang penulis suka iri melihat tingkah laku anak kecil yang selalu tertawa, berlari, dan menangis yang tanpa beban. Kapan yah penulis bisa seperti itu lagi? :(( mencoba galau :))


Minggu, 17 Februari 2013

Comeback!!!

Pertama di 2013 (Berasa judul di posting sebelumnya) hihihi. Penulis uda lama ga nulis di sini, sekarang seringnya nulis di sms, twitter, bbm (pas punya bb) dan nulis proposal penawaran untuk costumer (curhat kerjaan) Hahaha

Pada masa-masa sebelumnya, penulis selalu punya fokus mau nulis apa dan itu bisa dilihat dari kategori bacaan yang uda pernah penulis buat. Dulu bisa dikatakan dunia penulis cukup luas seluas samudera hindia yang setia mengapit Indonesia bersama samudera pasifik (berasa pelajaran geografi nih) Hihihi.

Sekarang penulis seakan kehilangan kreativitas dan ide untuk menyalurkan unek-unek penulis dalam blog ini, karena dunia pergaulan penulis yang semakin sempit yakni cuma di Kerja, Basketan di SMA 9 dan ama anak Jawara Surabaya, Kuliah S2, kadang nongkrong ama temen dan ketemu pacar (maklum boss baru jadian, jadi masih anget-angetnya) Hihihi

Mungkin ke depannya, tulisan-tulisan penulis bisa dekat dengan dunia kerja atau pengalaman penulis seperti biasanya. Yah karena inilah yang penulis rasakan, penulis menulis berdasarkan apa yang dirasakan bukan yang dilihat. Opo ae iki. hahahaa

Sekian aja deh dari penulis, yang jelas moga penulis bisa aktif lagi di blog ini. Menulis itu uda jadi sebagian daripada iman bagi penulis, terserah ada yang baca atau ngga tapi yang jelas orang-orang yang suka Googling pasti akhirnya nyasar ke sini. Hahahai

Sorry ga pake poto, inetnya lemot buat nyari poto. Jadi ya tulisan aja deh di posting ini. Hahaha

Senin, 18 Juni 2012

D or R?

D dan R adalah sebuah Inisial penting dalam BBM




Blackberry Messenger (BBM) (yang punya BB tentunya) bener-bener uda jadi candu buat masyarakat Indonesia. SMS (Short Message Service) yang dulu sempet jadi candu anak-anak muda di Indonesia (yang punya hape tentunya) kini uda berasa jadul dan hanya dilakukan oleh beberapa kalangan tertentu. Hiks :(

Siapapun yang pernah dan masih pake Blackberry, pasti doyan banget ama yang namanya BBM kan fungsi utama semua umat beli BB adalah untuk BBM-an. Hmmm Hauft. 

Diakuin atau ga salah satu hal yang paling meresahkan ketika chat via bb adalah tanda yang chat yang telah kita kirm ke teman kita. Apakah hanya sebuah tanda centang? tanda centang dengan huruf D di atasnya? atau tanda centang dengan huruf R di atasnya?

Lebih meresahkan lagi adalah apa yang akan terjadi berikutnya setelah aneka tanda itu muncul? Apakah harus menunggu lama untuk menantikan sebuah balasan bbm atau keep on R (hahaha alias mek tetep R tapi g dibales)? atau tetep tanda centang dengan huruf D? kasian amat.

Siapapun pasti punya pendapat yang berbeda dengan D atau R dalam BBM. Ada yang lebih suka D, dan ada suka yang R. Pastinya smua punya alasan yang kuat kenapa mereka menyukai chat bbm nya cukup di D atau R tapi semuanya lebih suka di B alias diBales. Hahaha

Silahkan deh lebih suka yang mana, kalo penulis sih jujur-jujuran lebih suka di D meski berhari-hari tetep gitu -gitu aja. Hahahaha miris amat boss

Minggu, 17 Juni 2012

Bing Ngung

Kenapa kita harus bingung? Kebingungan itu selalu muncul di saat yang g pernah tepat, baik disaat kita dihadapi dengan pilihan yang sedikit maupun pilihan yang sangat banyak. Wkekekek

Yah ga tau aja kenapa penulis harus bingung ama sebuah pilihan, padahal ga pililhan apapun yang harus dipilih oleh penulis. Hahaha. Akhir-akhir ini penulis rada galau aja ama kerjaan, kuliah, hobby yang semuanya penulis suka. Tapi hobby uda penulis tinggalin sejak penulis berhasil nemenin SMAN 9 Surabaya jadi juara DBL East Java 2012. (sombong dikit aahhhhh) wiihihi

Tauk ah, 3 bulan yang lalu penulis sempat menulis tentang manisnya si manis, nah si manis skarang jadi temen yang baik bagi penulis dan mempunyai seorang kekasih yang memang layak untuk si manis yakni mantannya. Wkekekek. Terus apa hubungannya boss???? Hahahaha

Alhamdulillah sekarang fokus penulis cuma di dua hal aja, yakni kerjaan ama kuliah. Hobby nya sayonara dulu deh, karena penulis ingin kembali menata sebuah masa depan yang baik dan benar menurut penulis. Hahaha

Udaah ahhhh ga tau mau nulis apa lagi, ntar aja nulisnya kalo ga ngantuk. Hahahaha

Minggu, 25 Maret 2012

Pertama di 2012

Halo 2012, sungguh menyenangkan bisa menyapa tahun ini di bulan maret. Baru kali ini juga penulis bisa lagi nulis di blog skalian ngedit tampilan blog agar lebih terang dibaca dan ga bikin orang-orang pusing kalo baca dengan background gelap. hehehe

Penulis masih bersukur meski di awal tahun ini penulis dikasih aneka macam cobaan ama Allah SWT namun penulis tetep semangat dan ga mau nyerah gitu aja. Karena penulis yakin cobaan dari Allah, kudunya bisa bikin penulis makin kuat dan menjadi orang yang lebih baik. Cobaan dari Tuhan itu pasti penuh manfaat dan happy ending jika kita menyikapinya dengan bijak dan kesabaran (wusssssss ngomong opo toh iki) hahhaha :))

Semoga di tahun ini di tengah kesibukan kerjaan, kuliahan dan cangkrukan tetep bikin penulis makin kreatif dan semakin rajin dalam membaca, berdiskusi dan menulis. Amin

Senin, 05 Desember 2011

Kali Kedua!!!

Ga Jadi Deh Jaga Klontongan
Resah, sedih, gundah, dan gelisah mengiringi langkah penulis dalam beberapa hari ini. Hahaha. Semacam menjadi galau gitu deh. Untuk kali kedua penulis melepas sebuah pekerjaan yang 'kayaknya' uda cocok banget ama penulis dan proses masuknya lumayan sulit sih bagi penulis karena ada sesi interview bahasa inggris. Hadouw kenapa sih semuanya kudu pake bahasa inggris? Tapi Alhamdulillah bahasa negeri ini masih bahasa indonesia, ga kebayang deh kalo diganti bahasa inggris dan sholat/ngajipun pake bahasa inggris x_x. Apaan sih? Random banget nih penulis! lagi galau ya? hhaha
Begini ceritanya, bulan november lalu penulis itu ikutan seleksi buat kerja di MT-Superindo. Nah aneka macam tes telah penulis lalui dengan sempurna hingga pada akhirnya penulis dinyatakan lolos dan diterima di MT-Superindo. Hingga akhirnya pada 1 Desember 2011, penulis uda ngantor tuh di Menara Bidakara 2 di Jakarta, tempetnya deket tugu pancoran. Namun sayangnya penulis harus rela melepaskan pekerjaan tersebut, karena dalam pekerjaan penulis tidak bisa disambi kuliah (mengingat penulis baru aja menempuh program mm ugm).

Meski sebatas menjadi asissten manager sebuah supermarket, tapi penulis uda nemuin feel nya dan dalam hati bergumam, 'cocok banget nih ama aku'. 'Tai sudah disiram air' alias ya semua uda terlanjur dan terjadi, jadi ya penulis lagi-lagi harus melepas sebuah pekerjaan yang tinggal penulis kerjakan di jakarta untuk kali kedua.

Sekedar ngingetin aja nih, gini-gini dulu penulis pas baru lulus kuliah juga ketrima loh di MNC dan Okezone. Tapi penulis ga jadi kerja di sana gara-gara uda dapet kerja di Surabaya. Secara penulis masih cinta ama Surabaya. Hehehe

Yauda deh sekarang penulis kembali mencari pekerjaan sembari tiap jumat malam berangkat ke Jogja untuk menuntut ilmu keesokan harinya di MM UGM. Apapun deh, semoga penulis segera dapet kerja dan kuliah juga lancar, ga tega nih liat ortu yang gundah liat penulis menjadi semacam pengangguran berkedok S2. Hhaha

Jumat, 11 November 2011

Tetap Semangat

TULISAN ini bukan sebuah judul lagu dari Bondan and Fade 2 Black, melainkan sebuah motivasi untuk penulis. Entah mengapa tiba-tiba penulis kehilangan semangat dalam menjalani hidup yang penuh dusta ini. Eaaaaa. Berhubung penulis ini seorang JOMBLO jadi bukan sesuatu hal yang unik jika penulis suka memotivasi diri sendiri orang lain kemudian. Hhihi

Banyak yang ingin penulis raih dalam kurun waktu 2 tahun ke depan, seperti fasih berbahasa inggris, dapet gelar MBA (amin), serta memperoleh pekerjaan/penghidupan yang layak dan tidak lupa memperoleh kekasih pujaan hati (kayaknya ini yang paling susah didapat. hhaha). Terkadang apa yang ingin penulis raih ini justru menjadi beban, mengingat bukanlah hal mudah untuk meraih semuanya. Penulis seakan dihadapkan oleh sebuah tembok besar yang tidak bisa penulis lewati. Namun di balik semua itu masih ada secercah harapan dan kemauan yang cukup keras untuk melewati tembok besar yang mengganggu ini. Eaaa uda kayak iklan aja nih kata-katanya.

Penulis harus
Maju Tak Gentar
Tetap Semangat!!!

Semangat untuk menyongsong hari esok, karena esok akan lebih baik jika kita bisa belajar dari hari kemarin dan hari ini! (wahwah penulis berasa di masa kemerdekaan yang penuh semangat dan derita nih) hhihihi

Minggu, 06 November 2011

Sekedar Celotehan

Sudah hampir dua bulan penulis menjadi pengangguran tak kentara, harapan untuk segera memperoleh pekerjaan di bulan Oktober hanya sekedar panggilan kerja. Yah mau gimana lagi? Kalo uda ngomongin kerjaan ya kita cuma kudu bisa berusaha, bersabar dan dipanggil. Hhihi

Kadang kondisi yang demikian membuat posisi penulis kian semrawut karena penulis selalu malu dan terkadang sungkan kalo meminta 'uang jajan' ke orang tua. Sungguh miris memang keadaan penulis saat ini. Wkekek. Sebenarnya penulis uda dapet kerjaan sih, tapi ya gitu gajinya ga menentu cyiinn bergantung produktivitas. hahaha

Ya itulah hidup, kadang kehidupan tidak pernah mengerti kita sehingga kita yang harus bisa mengerti dan memahaminya.

Kamis, 20 Oktober 2011

19 Oktober + 1

Penulis (kiri) bersama Ricko ketika masih SMA

Alhamdulillah ya kemaren penulis berulang tahun yang ke-23, sesuatu banget rasanya. Menjadi Alhamdulillah dan Sesuatu karena penulis terkontaminasi oleh Syahrini. Hhahaha. Bukan dink, bukan itu, penulis hanya bisa bersyukur karena di usia ke-23 ini penulis masih diberikan kesempatan untuk menjadi lebih baik dan tentunya kondisi yang sehat oleh Allah SWT.

Sekarang emang uda ga tanggal 19 Oktober :( tapi gapapa lah penulis masih sempet menulis beberapa patah paragraf untuk edisi ulang tahun penulis. Kemaren penulis uda bersiap ke Indikasi Corner di Radar Jogja, tak laen adalah untuk numpang ngenet sambil download film. Tapi kenyataan berkata lain, penulis malah melakukan aksi sosial dengan membantu temen-temen indikasi untuk membersihkan ruang kerja mereka. Gapapa lah itung-itung beramal di hari ulang tahun. Hhaha

Akhirnya rencana penulis untuk download film sambil mencari kerja via internet harus dipending karena ga mungkin juga penulis asik internetan dikala ada orang bergotong-royong. Alhamdulillah lagi ketika listrik kantor Radar Jogja mulai padam akibat hujan, semakin sukseslah penulis ga bisa ngenet. Hahaha

Hari ini penulis uda berusia 23th+1hari dan pada hari ini juga merupakan hari yang menarik buat penulis karena penulis bisa nulis tulisan ini. Hahaha. Hari ini kekasih tercinta dari sahabat penulis sedang mengalami usia yang ke-23 layaknya penulis, tepat sehari setelah penulis lahir eh pacar sahabat penulis ikutan lahir dan untungnya kita ga jadi anak yang ditukar karena kita beda jenis kelamin. Hahaha
Hari ini penulis bisa sedikit lega karena beberapa film yang penulis download telah menunjukkan kebolehannya dengan status complete di dalam Internet Download Manager (apaan sih, random banget nih penulis). Hahaha. Bukan sekedar itu, penulis juga mendapatkan film yang penulis cari-cari sejak dari dulu yakni Alangkah Lucunya Negeri Ini dan Gangs Of New York. Benernya penulis bisa aja sih tinggal ke rental CD buat nyewa film, tapi penulis ga mau karena itu tidak diperlukan pengorbanan. Kalo download kan ada seni nya, yakni seni menunggu dan bersabar menunggu download-an yang kadang lambat dan kadang kudu di pause karena beberapa alasan seperti uda bosen ngenet. Hhahaha

By The Way selamat ultah yang ke-23 ya Sonia Ranggita selaku kekasih dari sahabat terkasih saya Ricko Wahyu Wijanarko tidak lupa saya ucapkan selamat ultah untuk penulis yang uda memasuki 23 tahun plus 1 hari per hari ini. Moga kalian semua selalu mendapat kesuksesan dan kesehatan. Amin

Senin, 17 Oktober 2011

Kapan Kerja?

Beberapa minggu terakhir ini sekitar dua mingguan lebih dikit, penulis menghadapi permasalahan yang cukup serius sebagai seorang sarjana yakni mencari pekerjaan. Hhihi. Sebenarnya bukanlah perkara yang sulit untuk memperoleh kerja, menjadi sebuah kesulitan ketika kita sulit mencari pekerjaan yang sesuai dengan hati nurani kita. Wkekeke
Pada akhirnya penulis mengisi hari-hari penulis hanya dengan menonton FTV di salahs satu stasiun televisi swasta pada pukul 10.00 dan 12.30 WIB setelah itu penulis ngacir ke tempat yang mengandung aroma wi-fi agar penulis bisa ngirim-ngirim email ke beberapa perusahaan yang menurut penulis sangat sesuai buat penulis. Benernya banyak yang ga sesuai sih cuma daripada nganggur terus-terusan yauda deh cari kerja apa aja yang penting halal dan gajinya lumayan.
Seminggu setelah pengiriman email ke beberapa perusahaan, ternyata masih belum ada balasa email, sms atau telpon dari perusahaan-perusahaan tersebut. Tapi penulis mencoba untuk stay cool dan berpikir positif bahwa belum saatnya penulis dapet panggilan kerja. Yah, moga aja sekali dapet panggilan langsung kerja dan dapet gaji yang aduhay. Amin
Penulis telah berjanji pada diri sendiri dan orang tua penulis bahwa masa pengangguran penulis akan berakhir pada bulan november dan tidak ada masa tenggang. Menjadi pertanyaan serius ketika kalo uda bulan november masih nganggur terus gimana? Iya juga sih, gimana ya? Hhaha
Pokoknya positif thinking aja dah, Insya Allah bakal kerja secepatnya. Amin

Waria itu,,,

Miss Waria menjadi agenda rutin waria di Indonesia
Bicara tentang waria pasti ga bakal ada habisnya deh. Mereka itu jadi kaum yang selalu terpinggirkan dalam masyarakat, terpinggirkan atau dipinggirkan sebenarnya sama aja. Waria selalu terpinggirkan karena mereka dianggap sebagai sesuatu yang 'berbeda' dalam masyarakat. Selain itu banyaknya waria yang 'turun ke jalan' juga menjadi bahan tambahan bagi masyarakat untuk terus meminggirkan mereka. Ada lagi nih, yakni faktor budaya dan agama juga kuat pengaruhnya dalam peminggiran kaum waria. Cukup malang juga nasib para waria yang selalu hidup terpinggirkan ini. Meski dipinggirkan toh waria masih terus bisa eksis, mereka seakan cuek ama stigma yang selama ini dilekatkan pada mereka. Usaha mereka untuk tetap survive sudah selayaknya kita beri apresiasi, mereka bisa hidup dalam dunia yang masih belum bisa menerima keberadaan mereka dan mereka juga selalu mendapat tekanan dari lingkungan mereka seperti tidak dianggap manusia normal, tidak diterima dalam bekerja, dan lainnya.

Sebenarnya dimana sih letak kesalahan waria itu? Apakah hanya karena mereka menjadi PSK terus kita harus memukul rata semua waria itu PSK dan bersalah? Apakah karena faktor budaya dan agama kita tidak mendukung keberadaan waria sehingga kita menelan mentah-mentah ajaran budaya dan agama kita untuk menolak waria? Tentunya masih banyak pertanyaan lain yang selalu muncul dalam benak penulis.

Waria sejatinya tidak pernah melakukan tindak kriminal yang merugikan orang lain, mereka bekerja pada sektor 'jalanan' juga tak terlepas dari diskriminasi yang telah dilakukan oleh masyarakat. Menjadi waria tentunya bukan keinginan atau pilihan mereka, semua itu bersifat alami demikian yang diungkapkan oleh salah satu teman penulis yang juga seorang waria.

Banyak pelajaran dan pandangan baru penulis terhadap waria, mungkin penulis tidak sepenuhnya mendukung atau menolak keberadaan mereka. Penulis hanya memikirkan bagaiamana agar para waria dan masyarakat ini bisa hidup berdampingan satu sama lain meski hal ini lebih bersifat uthopis!

Waria tetap memiliki dunianya sendiri meski mereka juga bagian daripada masyarakat yang terdiri atas dua jenis kelamin yakni pria dan wanita toh waria tidak akan pernah muda untuk menjadi bagian yang diakui oleh masyarakat. 

Jumat, 30 September 2011

Apa Ya?

Kalo personil sebanyak ini gimana nyanyinya?
Memasuki tahun 2011, dunia musik Indonesia sedang ramai dengan fenomena boyband dan girlband. Boyband cuma modal tampang sama pinter nari (baca: dance) meski suaranya lipsing. 
Nah kalo yang girlband lebih hebat lagi, cuma modal nari yang pas-pasan kadang wajah mereka juga pas-pasan sih tapi mereka berani lho cuma pake hot pants and tank tops di tiap video klip mereka atau pas tampil di beberapa acara di televisi, tapi kadang mereka juga dandan kayak Usagi di film Sailormoon kok. :D
Menjadi pertanyaan serius penulis adalah kalo personil mereka lebih dari LIMA (5) orang terus gimana nyanyinya? Sedangkan durasi untuk sebuah lagu rata-rata paling lama 4-5 menit dan itu aja nggak full nyanyi semuanya. Wah bisa-bisa ada yang makan gaji buta nih. Hahaha
Pada intinya boyband dan girlband di Indonesia sekarang bukan jualan kualitas (bernyanyi dan berkarya yang bener plus orisinil) tapi lebih jualan gaya sama tampang. Lebih parahnya beberapa label mendukung untuk menumbuhkan dan terus melahirkan mereka tanpa berpikir jauh ke depan.
Mungkin sekarang mereka masih disukai oleh pasar, tapi bagaimana dengan 3-5 tahun lagi aja lah. Apakah mereka bisa terus bereksistensi dan berkarya dengan gaya korea mereka? Penulis lebih dari 100 persen meragukan hal ini.
Di sini penulis nggak akan sebut merek, yang jelas pembaca tau sendiri lah siapa aja mereka. Penulis juga nggak nampilin foto-foto mereka tapi cukup menampilkan yang mereka tiru dan jadikan panutan aja. Hhihi

Kamis, 22 September 2011

PAMERAN FOTO PENULIS (zzzzz)

Beberapa waktu ketika masih di Surabaya, penulis banyak menjepret fenomena unik di beberapa jalan di Surabaya. Benernya nggak unik sih, cenderung biasa aja cuma penulis ingin seperti wartawan entertainment yang suka lebay kalo bikin berita. Hhihi

Penulis emang bukan fotografer jadi jangan biasa aja ya ketika ngelihatr karya-karya penulis di bidang fotografi handphone, soalnya njepretnya juga pake kamera hp. hhihi

1. Dolly Tutup?
Salah satu lokalisasi kebanggaan orang Indonesia pada umumnya dan Surabaya pada khususnya ditutup selama bulan puasa, hal ini ditujukan untuk mencegah orang-orang hidung belang yang ingin membatalkan puasanya dengan cara ke lokalisasi. Hhihihi
Foto penulis dapat ketika nemenin kakak lagi nyari berita mengenai aktivitas Dolly selama bulan puasa.
Pengumuman yang tertempel di beberapa wisma dan gapura di sekitar dolly

2. Gambar Unik di Truck
Salah satu ciri khas truck di Indonesia adalah beberapa gambar dan kata-kata yang biasa tertera di bagian belakang maupun samping truck. Kadang gambar dan katanya membuat kita sedikit tergelitik, seperti salah satu yang penulis dapat ini.
Ex Biduan yang malang nian

3. KPK berganti singkatan?
Ketika bicara tentang KPK, pasti perhatian kita tertuju pada satu hal yakni tukang jagal korupsi. Namun KPK di sini beda dengan KPK yang di Jakarta. KPK yang di sini adalah Komunitas Peduli Kremil, Kremil merupakan salah satu daerah di Surabaya yang juga tempat prostitusi namun kualitas psk di sana memang tak sebagus Dolly. Uppss!! Hhhahaha 
KPK - Komunitas Peduli Kremil
 4. Aneka Foto Menarik Lainnya
Salah satu kelebihan orang Indonesia adalah Efisiensi di mana gapapa membawa muatan berlebih dan membahayakan keselamatan orang lain. Hhehe
Menjorok keluar dan berbahaya

Anak tangga yang bisa membahayakan pengemudi di belakangnya

Tidak lupa ucapan terima kasih (suwon) dari supir angkot
 5. Peraturan Keras
Mungkin satu-satunya peraturan paling keras dan tegas di mana beberapa kalangan tertentu mempunyai jam kunjungan. Perhatikan baik-baik aja tulisan dalam foto di bawah ini. 
Anda termasuk yang mana?
SEMUA FOTO DALAM BLOG INI TELAH DILINDUNGI OLEH HAK CIPTA KALO MAU DOWNLOAD/SAVE AS/DLL YA GAPAPA SIH.. HHIHIHI

Kacau Galau :p

INI HATI KU YANG GALAU BUAT KAMU
Minggu lalu (selama seminggu full sejak tanggal 14-21 September) penulis dalam keadaan "kacau galau". Anda tau mengapa penulis menyebutnya kacau galau? Karena penulis sedang dalam perasaan galau yang akhirnya membuat penulis kacau dan tidak ada mood untuk ngapa-ngapain (itu mah karena penulis lagi nganggur jadi ya ga ngapa-ngapain deh). Hhihi

Galaunya perasaan penulis tak terlepas dari kebodohan penulis ketika mendekati seorang wanita, biasanya ketika mendekati seorang yang kita suka, kita selalu menampilkan wujud malaikat nah penulis malah menampilkan sosok iblis yang menggoda, jadi lah penulis dicampakkan oleh wanita pujaan penulis tersebut. Hhaha

Penulis merasa seperti dicampakkan atau diputuskan sebelum jadian (ckckck). Tapi ya semua hikmah itu ada kejadiannya (ga kebalik bos? gapapa lah namanya orang lagi galau semua ga pernah bisa bener). Hhihi

Satu hal yang penulis dapat dari pengalaman menjadi Kacau Galau ini, yakni janganlah kita terlalu mempunyai perasaan yang mendalam kepada orang yang kita sukai dalam masa pedekate, karena akan terasa sakit ketika pedekate kita gagal yakni kita akan Kacau Galau. eeeeaaaaaaa jayus amat mas penulis@#!*&

Lagi-lagi penulis harus kembali menjalani hidup normal yakni hidup tanpa mendekati atau tanpa ada wanita yang bisa penulis ajakin bbm-an, twitteran, jalan, kencan, sholat, belanja, jogging, dan lainnya. Hhihi

Penulis bakal terinstitusi oleh status jomblo kayaknya (baca tulisan "Terinstitusi Oleh Pacar" biar ngerti apa makna terinstitusi dalam blog ini) hhhihi.

Selasa, 13 September 2011

Menjalin hubungan baik dengan mantan? Hmmmm


Kalo mantan brengsek, mending ditembak aja deh..hha
Banyak dari kita termasuk penulis yang mungkin mempunyai hubungan kurang baik dengan para mantan, meski dulu PDKT-nya baik-baik, pacarannya juga baik-baik, putusnya selalu dengan tidak baik-baik. Hehehe
Putus baik-baik atau tidak baik-baik mempunyai satu kesamaan yakni sama-sama belum tentu bisa menjalin hubungan baik dengan mantan. Mungkin ketika mantan belum punya kekasih, kita masih bisa menjalin hubungan baik tapi ketika mantan uda ada yang punya jangankan hubungan baik, hubungan via sms aja belum tentu kita bisa (nomer yang anda tuju uda nggak dipake lagi ama mantan). Hhihi
Tapi banyak juga kok temen penulis, baik cowok maupun cewek yang masih menjalin hubungan baik dengan mantan, yang tidak menjalin hubungan baik juga buanyak banget. Wkekekek
Bukan masalah bener atau salah kalo kita masih menjalin hubungan baik dengan mantan, sebaik-baiknya hubungan kita dengan mantan toh tetep aja hubungan itu berasa garing banget. Bisa aja nggak garing setelah sekian lama kita nggak ketemu mantan dan tiba-tiba ada rasa gimana gitu ama mantan pas ketemu dia lagi. Mungkin yang kayak gini ini yang masih bisa menjalin hubungan baik dengan mantan, apalagi pas mantan ama kita sama-sama nggak laku (single lebih tepatnya). Hhihi
Yah, pada dasarnya itu cuma sebuah pilihan bagi kita semua. Memilih itu emang selalu sulit dan penuh pertimbangan, kalo nggak gitu bukan milih namanya. Whihihi. Kalo penulis sih lebih milih nggak punya pilihan daripada sulit milih (tetep aja mas penulis, akhirnya sampeyan tetep milih nggak punya pilihan sebagai pilihan sampeyan). Apaan sih?!!
Tiap orang punya cara tersendiri ketika uda bener-bener putus, percaya atau nggak, menjalin hubungan baik dengan mantan bukanlah perkara mudah. Butuh waktu yang nggak jelas agar kita bisa tetep baik ama mantan. Hhahai

Kalau Jodoh Kemana Aja Boleh?


Hitler itu uda nikah namun kematian memisahkan dia dan istrinya, inikah jodoh?
Agak miris dan sedikit mringis juga ngeliat ungkapan pesimis umat manusia di seluruh penjuru Indonesia yang selalu bilang “kalo jodoh nggak akan kemana”. Dari kata penuh makna tersebut, kita seakan dibuai oleh sebuah kuasa Tuhan yang emang selalu menjadi misteri untuk kita semua. Hhihi

Namun bukan berarti kita harus pasrah dan apa kata Tuhan aja deh kalo masalah jodoh. Karena kalo jodoh nggak akan kemana, meski kita dijauhin toh nanti akan ketemu lagi kalo emang kita jodoh! Wadouw pikiran sesempit ini (atau pikiran penulis yang terlalu luas) harus segera diminimalisir. Jodoh emang nggak ada yang ngerti, meski kita pacaran puluhan tahun kalo emang nggak jodoh ya nggak bakal nikah. Atau orang yang baru pacaran beberapa bulan (fenomena perjodohan dari kedua orang tua yang miris melihat anaknya tak laku-laku) langsung nikah. Hhihi

Pertama kita harus memahami makna kata “Jodoh”, mengutip dari twit budayawan ternama Indonesia, Mbah Sudjiwo Tedjo pernah berkicau bahwa orang berjodoh nggak harus sampai nikah, kalo pernikahan itu ujung perjodohan bagaimana dengan fenomena perceraian atau kawin-cerai?. Apa yang dikicaukan Beliau memang tidak sepenuhnya salah dan belum tentu benar. Ckckck

Hanya satu poin penting yang bisa kita ambil dari kicauan beliau, yakni hilangkan pola pikir bahwa pernikahan adalah ending dari sebuah fenomena Jodoh. Hhihi. Jadi uda nggak jaman lagi kalo masih ngomong, “kalo jodoh nggak akan kemana”. Mungkin lebih etis lagi kalo bilang, “kalo jodoh kemana aja boleh”. Hhahai

Tulisan ini dibuat hanya untuk hiburan semata, segala konten dan isi yang di dalamnya tak sepenuhnya salah dan kalopun salah jangan dibikin susah. Hhihi