Minggu, 02 Mei 2010

Bab II - Mengapa Pacaran ?

Setelah membahas mengenai pengertian pacaran, sekarang kita memasuki ranah selanjutnya yakni mengapa pacaran? Sebuah judul yang ga menarik n biasa aja tapi kita liat isinya (pasti lebih biasa aja daripada judulnya).. hahaha

Ini mungkin salah satu pertanyaan tidak penting namun perlu kita pikirkan atau kita temukan jawaban dari pertanyaan tidak penting ini. Hhehe

Mengapa Pacaran ? banyak alasan dan jawaban dari pertanyaan ini, namun akan lebih menarik jika kita memahaminya dari sudut pandang yang berbeda. Orang pacaran Karena kebutuhan seksual kah? atau karena gengsi? bisa juga karena iseng aja punya pacar hingga banyak orang nyebut mereka playboy atau playgirl karena keisengan mereka pacaran ampe gonta-ganti bahkan punya pacar lebih dari dua, dan masih banyak alasan dan jawaban lainnya mengapa kita berpacaran.

Orang awam pasti mempunyai jawaban tersendiri atas pertanyaan ini, mengapa anda pacaran? karena saya suka dan sayang ama si dia, karena saya cinta dia, karena saya butuh perhatian, karena saya malu kalo ga punya pacar coz dibilang jadul or ga lakulah, karena fisik dan kepribadian saya oke makanya saya punya pacar (ini tipe orang yang guapleki n keakean model kalo menurut penulis..hhihi), masih banyak jutaan jawaban deh yang bisa kita temuin.

Penulis ingin mencoba mencari sesuatu dari sudut pandang yang lain dari mengapa orang pacaran? Anda bisa menolak, menerima atau mengkritik. Penulis tidak pernah ada maksud untuk menggurui atau menjadi orang yang paling mengerti tentang hal ini, namun penulis hanya ingin mengeluarkan unek-unek yang ada dipikrannya itupun kalo penulis punya pikiran. Hhihi

Beberapa alasan mengapa orang pacaran setelah penulis berdiskusi cukup lama dengan hati nurani serta akal sehat dan jiwa yang kuat, penulis menjabarkan orang berpacaran karena beberapa hal di bawah ini :

1. Berpacaran karena hasrat seksual alias nafsu

Ya tidak sedikit remaja atau sebagian dari kita yang menyalah artikan pacaran seperti yang penulis jelaskan pada bab I mengenai pengertian pacaran. Sebagian dari kita berpacaran sudah pastinya melakukan aktivitas seksual yang katanya anak jaman sekarang adalah hal yang lumrah seperti kissing, petting, necking, oralling bahkan ampe making of love. Nah ini nih yang patut diwaspadai, apakah kalo uda jadi pacar kita boleh gitu? Bahkan tidak sedikit juga cowok atau cewek yang memang mau “begituan” jika uda jadi pacar. Hahahha.. Bahaya alias dangerous tp enak juga, baik kita sadari atau enggak kita telah masuk ke dalam ranah “berpacaran karena hasrat seksual” dan tidak sedikit lho penganut aliran ini dalam berpacaran. Hhihi

2. Berpacaran karena Iseng

Selingkuh dalam berpacaran mah kayaknya juga harus bisa kita katakan sebagai hal yang lumrah jika “begituan” juga menjadi hal yang lumrah dalam berpacaran. Bukan berarti penulis menyetujui akan adanya perselingkuhan dan “begituan” cuma hati-hati dan bermain cantiklah. Hhhehe
Tidak sedikit juga orang yang berpacaran karena isenk, biasanya sih remaja-remaja yang masih mikir fun alias seneng-seneng atau kawan-kawan kita yang masih labil dan suka isenk biasanya tapi ga semuanya juga isenk dalam berpacaran. Berpacaran karena isenk adalah juga salah satu hal yang mungkin jarang kita temui. Karena kita pun ga bisa memahami apa yang ada di benak orang-orang iseng, biasanya sih pacaran cuma dibuat ngisi waktu luang n ada temen buat smsan, jalan, nonton, telpon-telponan ampe “begituan”. Hahaha (napa slalu ada “begituan” di tiap tulisan ini?)

3. Berpacaran karena Gengsi

Kalo yang ini nih yang juga harus kita waspadai, ga peduli baik atau buruk tiap insan pasti punya gengsi atau sekarang lebih beken disebut jaga imej (jaim). Gengsi karena saking perfectnya masa ga punya pacar, atau gengsi karena saking jeleknya masa ga punya pacar juga. Tapi bukan ini yang kita permasalahkan, melainkan sifat pamer kita karena apa yang kita miliki. Gengsi donk kalo punya pacar ga ada sesuatu yang bisa dibanggain dari dia, entah itu hatinya yang buaek ga karuan, pintere ga karuan atau fisiknya yang aduhay atau kekayaannya yang ga karuan. hhihii
Pacar ayu/ganteng, sogeh, pinter, uapikan, dll pst adalah idaman semua orang meski banyak orang bilang “nerima pacar apa adanya and ga liat fisiknya” itu adalah utopia (hanya ada di dalam alam bawah sadar kita.. heheh), namanya pilihan pasti pengennya yang terbaik lah.
Disuatu acara pertemuan atau reuni, pastinya kita membanggakan apa yang kita miliki tak terkecuali pacar kita. Toh namanya manusia pasti haus juga akan pujian meski ga terlalu haus (tidak terlalu pengen di puji), pasti kita akan senang jika ada kawan atau kerabat gita mengatakan di depan pacar kita,”pinter banget kamu milih pacar, cantik/ganteng banget”. Tapi kalo dibelakang pacar pasti uda ganti topik, “oke banget pacarmu, uda ngapain aja ama dia?” hahhaa
Janganlah pacaran dijadikan sebagai ajang gengsi toh pacar kita itu bukan barang, melainkan orang yang emang harus kita sayang dan kita jaga sebisa mungkin. (sok dewasa nek iki)

4. Berpacaran untuk ‘’bertahan hidup’’

Apa hubungane antara pacaran dengan bertahan hidup?? Berkaca dari pengetahuan yang saya peroleh, ternyata bisa dihubungkan antara pacaran dengan bertahan hidup. Teman-teman tolong jangan memaknai bertahan hidup disini secara sempit maupun secara ekstreem. Bertahan hidup disini adalah, dia berpacaran karena apa-apa yang keluar duit selalu pacarnya. Mulai makan, minum, pulsa, nonton dan lain sebagainya selalu pacarnya yang keluar duit. Meski sang pacar juga fun-fun aja melakukan hal ini, namun orang yang bisa dikatakan parasit ini ya mbok gantian mas/mbak kalo masalah finansial, yang adil dan seimbang lah. Pacar duit masih minta orang tua uda dimanfaatin (dieksploitasi) dengan baik, jaman sekarang ga ada gengsi-gengsian. Kalo emang yang cewek ada duit ya ga boleh pelit, begitu pula sebaliknya. Hhihi

5. Berpacaran untuk menjadi insan yang lebih baik

Bajingan juga manusia, yang juga punya hak untuk menjadi orang yang lebih baik. Hhiihi.. ga selamanya berpacaran itu mengundang aura negatif, tidak sedikit juga orang berpacaran agar mereka bisa menjadi lebih baik dari sebelum berpacaran. Pacaran yang kayak gini nih yang asik dan seru meski agak susah (pengalaman pribadi nih.. hhihi), tidak sedikit juga orang berpacaran yang ingin nunjukin kepada lingkungannya bahwa pacaran itu tidak slalu harus “begituan”/seperti yang kita liat di publik area (nyabuk kalo digonceng,berpelukan/berga
ndengan tangan intine yang mesra gitu lah) dan sebenarnya pacaran itu bisa berdampak positif untuk kita semua lho. Bersukurlah kalo kita berpacaran karena ingin menjadi insan yang lebihg baik dan membuktikan bahwa ga selamanya pacaran itu gitu-gitu aja (marahan,seneng-seneng,mesum,perhatian,dll). hehehe
Intinya sebuah perubahan ke arah yang lebih baik lah, entah itu orang yang uda tobat atau orang yang belum pernah pacaran atau orang yang ingin ngebuktiin kalo pacaran is not for fun but for make it everything better.

Beberapa penjelasan di atas mungkin masih jauh dari kata “iya”, namun semua itu adalah beberapa fenomena yang secara kita sadari atau tidak ternyata ada di lingkungan sekitar kita. Tentunya masih banyak jawaban menarik dan nyeleneh dari Mengapa Pacaran?
Sekiranya teman-teman memberikan comment yang asik baik dalam bentuk hujatan maupun tambahan.. hehehe

Masukkan dari anda membantu saya untuk menjadi lebih terbuka dan menambah wawasan saya. Marilah kita bertukar pikiran mupung masih ada wadah dan waktu buat kita sharing. Hhhihi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar