Jumat, 07 Mei 2010

Susahnya Jadi Orang Miskin

 Bersama Anak Kreatif (orang lain bilang anjal)
Padahal nggak enak banget jadi orang miskin, tapi kenapa ya angka kemiskinan di negeri ini cenderung naik? Apa negeri ini merupakan surga bagi orang miskin? Orang hidup mah tentunya nggak ada yang pengen jadi miskin, kemiskinan bisa juga terjadi secara struktural (struktur yang membuat orang jadi miskin) dan bisa juga secara cultural (emang uda dasarannya miskin). Nah di negeri ini kok seakan dua hal penyebab kemiskinan itu cenderung saling melengkapi satu sama lain, tapi kalo dibandingin kayaknya kemiskinan secara struktural pada akhirnya melahirkan juga kemiskinan cultural. fyuh…
Orang miskin mah sudah pasti hidupnya susah, tapi jadi orang miskin di negeri ini selain susah tapi susah juga jadi orang miskin di negeri ini. Bingung nggak? Moga saja nggak bingung. hhehe
Maksudnya susahnya jadi orang miskin, terutama di negeri ini yakni hidup miskin kan uda susah tapi orang miskin itu masih aja dipersulit hidupnya. Mau sekolah aja bingung bayarnya, beli bukunya, beli seragamnya dan fasilitas penunjang sekolah lainnya. Mau kerja, nggak punya ijasah sekolah dan nggak punya ketrampilan khusus hingga akhirnya menjadi tenaga kasar dengan harga murah. Mau berobat juga bingung mau bayar pake apa? fasilitas berobat pun seadanya dan ngantrinya lama banget. Pokoknya bayak banget deh yang membuat susah orang miskin.
Hidup sudah susah kok malah dibikin susah. Negara ya mbok jangan membuat susah si miskin dengan aneka kebijakan yang terus memiskinkan mereka. Mereka juga punya hati dan cita-cita, janganlah kemiskinan pada akhirnya menghanguskan cita-cita mereka.
Inilah yang mebuat si miskin yang susah semakin susah, nggak ada yang peduli ama mereka, terus kadang si miskin dijadikan iklan untuk berpolitik dan dijadikan topik hangat ketika para calon pemimpin akan memimpin.
Susah juga ya jadi orang miskin, udah susah eh malah ketemu aneka sistem yang menyusahkan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar